Make your own free website on Tripod.com
Berita Aktual

ciremai02.jpg
Kawah Gunung Ceremai

Report Ekspedisi Gn Ceremai 17 Agustus 2002
 
Pada hari kemerdekaan RI yang ke 57 kemarin Penjelajah Alam Rimba Independent (PARI) bekerja sama dengan Forum Komunikasi Pecinta Alam se-Bekasi (FKPAB) mengadakan operasi gabungan dalam rangka meminimalisir tingkat kerusakan dan vandalisme di kawasan Gunung Ceremay Kuningan-Cirebon.
 
Sebagai peliput berita PARI menurunkan 6 orang anggotanya khusus untuk meliput aktivitas ini, sedangkan FKPAB sendiri membawa kurang lebih 100 orang anggotanya, operasi gabungan ini lebih ditekankan pada pengurangan vandalisme dan pengrusakan hutan yang sepertinya akan semakin parah apabila dibiarkan, FKPAB mendirikan beberapa pos pemeriksaan sepanjang jalur linggarjati sampai dengan puncak, pos utama yang merupakan pos pemeriksaan total barang bawaan para pendaki terletak di pos 3, disini para pendaki yang hendak naik dihimbau untuk tidak membawa barang barang yang tidak diperlukan, sedangkan untuk para pendaki yang hendak turun diharuskan untuk membongkar semua barang bawaannya, hal ini terpaksa dilakukan mengingat banyaknya pendaki yang memetik dan membawa turun flora dari kawasan Gunung Ceremay seperti bunga Edelweis dan lainnya.
 
Satu hal yang sangat mencengangkan dan sangat di luar dugaan hasil sitaan bunga Edelweis yang didapat dari para pendaki ternyata luar biasa banyak, kurang lebih 10 karung Edelweis ukuran Carryl 100 liter, terpantau oleh tim PARI tersita dari para pendaki sampai dengan tgl 18-08-02, betul-betul suatu hal yang sangat disesalkan mengingat menurut pantauan PARI bunga Edelweis di kawasan ini sudah hampir berada di ambang kerusakan total.
 
Selain itu kesadaran para pendaki lokal dan sekitarnya terhadap masalah sampah tampaknya masih sangat rendah, ratusan kilogram sampah masih terlihat menumpuk di sekitar Batu Lingga, Pengasinan bahkan juga di puncak Ceremai. Walaupun kami semua sudah berusaha untuk ikut membawa sampah-sampah itu turun bagaimanapun kami masih mempunyai banyak keterbatasan.